Cara Menentukan Desil dengan Rumus untuk Data Tunggal dan Berkelompok

JAKARTA - Cara menentukan desil dengan rumus dapat dilakukan pada data tunggal maupun data berkelompok. Perhitungan desil pada data tunggal dapat dimulai dengan menentukan jumlah data, mengurutkan nilai dari terkecil hingga terbesar, lalu mencari posisi desil yang diinginkan.
Sementara pada data berkelompok, penentuan desil dilakukan dengan mencari letak desil berdasarkan jumlah frekuensi. Setelah kelas desil diketahui, perhitungan dilanjutkan menggunakan tepi bawah kelas, frekuensi kumulatif sebelum kelas, frekuensi kelas, serta panjang kelas.
Dalam materi tersebut, perhitungan juga membahas kuartil dan persentil sebagai bagian dari ukuran letak data. Pengolahan perhitungan dapat dilakukan menggunakan Microsoft Excel, terutama untuk data tunggal.
Baca Juga: Cara Cek Desil DTKS Terbaru Lewat HP, Bisa Lihat Kategori Desil dengan NIK
Cara Menentukan Desil Data Tunggal
Langkah pertama adalah mengetahui jumlah data atau jumlah siswa. Pada contoh yang digunakan, terdapat 12 data. Nilai kemudian perlu diurutkan dari yang terkecil sampai terbesar sebelum menentukan posisi desil.
Untuk mencari desil kedua, posisi desil dapat ditentukan menggunakan rumus:
D₂ = (2 × (n + 1)) ÷ 10
Dengan jumlah data sebanyak 12, posisi D₂ berada pada data ke-2,6.
Karena posisi tersebut memiliki angka di belakang koma, perhitungan dilanjutkan dengan menggunakan data pada posisi ke-2 dan data setelahnya. Pada contoh, data kedua bernilai 75, sedangkan data ketiga bernilai 76.
Perhitungan desil kedua dilakukan dengan mengambil nilai data kedua, kemudian menambahkan 0,6 dikalikan selisih antara data ketiga dan data kedua.
Hasilnya:



