Cara Menentukan Desil dan Persentil, Lengkap dengan Rumus dan Contohnya.

JAKARTA - Cara menentukan desil dan persentil dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mengurutkan data dari nilai terkecil hingga terbesar. Setelah itu, posisi desil atau persentil dihitung menggunakan rumus tertentu berdasarkan jumlah data yang tersedia.
Materi mengenai cara menentukan desil ini penting dipahami karena desil digunakan untuk membagi sekumpulan data menjadi 10 bagian. Sementara itu, persentil membagi data menjadi 100 bagian. Keduanya dapat digunakan untuk mengetahui posisi suatu nilai dalam sebuah kumpulan data.
Dalam contoh sederhana, terdapat delapan data yang sudah diurutkan. Data tersebut kemudian digunakan untuk mencari desil ke-7 dan persentil ke-35. Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan seluruh data sudah tersusun dari yang paling kecil hingga paling besar.
Baca Juga: Pembaruan Data PIP 2026, Cek Desil hingga Upload Surat Desa Jadi Tahap Penting
Cara Menentukan Desil
Cara menentukan desil dimulai dengan mencari posisi desil menggunakan rumus:
Dk = k/10 × (n + 1)
Keterangan, Dk merupakan desil yang ingin dicari, k adalah urutan desil, sedangkan n merupakan jumlah seluruh data.
Untuk mencari desil ke-7 dari delapan data, perhitungannya menjadi:
D7 = 7/10 × (8 + 1)
Hasilnya adalah 6,3. Artinya, posisi desil ke-7 berada pada data ke-6,3 atau di antara data ke-6 dan data ke-7.
Jika data ke-6 bernilai 5 dan data ke-7 bernilai 6, maka perhitungannya dilakukan dengan mengambil nilai data ke-6 kemudian menambahkan 0,3 dari selisih antara data ke-7 dan data ke-6.



