Cara Menentukan Desil dengan Rumus Data Tunggal, Simak Langkahnya

JAKARTA - Cara menentukan desil dengan rumus pada data tunggal dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mengurutkan seluruh data, kemudian menentukan letak desil yang ingin dicari. Metode ini digunakan untuk mengetahui nilai yang membagi sekumpulan data menjadi sepuluh bagian.
Materi perhitungan desil pada data tunggal menjadi salah satu bagian dalam pembahasan statistika. Sebelum melakukan penghitungan, data yang digunakan harus sudah tersusun secara berurutan. Tahapan tersebut penting karena posisi desil ditentukan berdasarkan urutan nilai dalam kumpulan data.
Dalam pembahasan tersebut, penghitungan difokuskan pada data tunggal. Data berkelompok tidak dibahas dalam perhitungan yang sama dan dapat menggunakan pembahasan tersendiri.
Langkah Menentukan Desil Data Tunggal
Tahap pertama adalah menyiapkan data yang akan dihitung. Seluruh nilai harus diurutkan terlebih dahulu. Pengurutan dilakukan mulai dari nilai terkecil hingga terbesar.
Setelah data tersusun, langkah berikutnya adalah menentukan letak desil. Rumus yang digunakan untuk mencari posisi desil pada data tunggal adalah:
Letak Dk = k(n + 1) / 10
Dalam rumus tersebut, Dk menunjukkan desil yang hendak dicari. Huruf k merupakan urutan desil, sedangkan n adalah jumlah data.
Desil memiliki beberapa tingkatan, mulai dari D1 hingga D9. Masing-masing desil menunjukkan posisi yang berbeda dalam kumpulan data.
Setelah posisi desil diketahui, nilai pada posisi tersebut perlu diperhatikan. Jika hasil perhitungan menunjukkan posisi berupa bilangan bulat, nilai desil dapat diambil berdasarkan data pada urutan tersebut.



