Cara Menentukan Desil dan Persentil, Lengkap dengan Rumus dan Contohnya.

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 20:10 WIB
Cara menentukan desil dan persentil dimulai dengan mengurutkan data, menghitung posisi, lalu menentukan nilai berdasarkan data di sekitarnya(Pinterest)
Cara menentukan desil dan persentil dimulai dengan mengurutkan data, menghitung posisi, lalu menentukan nilai berdasarkan data di sekitarnya(Pinterest)

JAKARTA - Cara menentukan desil dan persentil dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mengurutkan data dari nilai terkecil hingga terbesar. Setelah itu, posisi desil atau persentil dihitung menggunakan rumus tertentu berdasarkan jumlah data yang tersedia.

Materi mengenai cara menentukan desil ini penting dipahami karena desil digunakan untuk membagi sekumpulan data menjadi 10 bagian. Sementara itu, persentil membagi data menjadi 100 bagian. Keduanya dapat digunakan untuk mengetahui posisi suatu nilai dalam sebuah kumpulan data.

Dalam contoh sederhana, terdapat delapan data yang sudah diurutkan. Data tersebut kemudian digunakan untuk mencari desil ke-7 dan persentil ke-35. Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan seluruh data sudah tersusun dari yang paling kecil hingga paling besar.

Baca Juga: Pembaruan Data PIP 2026, Cek Desil hingga Upload Surat Desa Jadi Tahap Penting

Cara Menentukan Desil

Cara menentukan desil dimulai dengan mencari posisi desil menggunakan rumus:

Dk = k/10 × (n + 1)

Keterangan, Dk merupakan desil yang ingin dicari, k adalah urutan desil, sedangkan n merupakan jumlah seluruh data.

Untuk mencari desil ke-7 dari delapan data, perhitungannya menjadi:

D7 = 7/10 × (8 + 1)

Hasilnya adalah 6,3. Artinya, posisi desil ke-7 berada pada data ke-6,3 atau di antara data ke-6 dan data ke-7.

Jika data ke-6 bernilai 5 dan data ke-7 bernilai 6, maka perhitungannya dilakukan dengan mengambil nilai data ke-6 kemudian menambahkan 0,3 dari selisih antara data ke-7 dan data ke-6.

Hasil akhirnya adalah 5,3.

Dengan demikian, ketika posisi desil menghasilkan angka desimal, nilai tersebut dapat dicari berdasarkan jarak antara dua data yang berada di sekitarnya.

Baca Juga: Pembaruan Data PIP 2026 untuk Siswa, Cek Desil dan Siapkan Dokumen Ini

Cara Menentukan Persentil

Konsep persentil hampir sama dengan desil. Perbedaannya, persentil membagi data menjadi 100 bagian.

Rumus yang digunakan adalah:

Pk = k/100 × (n + 1)

Sebagai contoh, untuk mencari persentil ke-35 dari delapan data, perhitungannya menjadi:

P35 = 35/100 × (8 + 1)

Hasilnya adalah 3,15. Artinya, persentil ke-35 berada di antara data ke-3 dan data ke-4.

Dalam contoh tersebut, data ke-3 dan data ke-4 sama-sama memiliki nilai 3. Karena tidak terdapat selisih antara kedua data tersebut, hasil persentil ke-35 adalah 3.

Menghitung Desil dan Persentil pada Tabel Frekuensi

Perhitungan juga dapat dilakukan pada data yang disajikan dalam tabel frekuensi. Perbedaannya, jumlah data atau n diperoleh dari total seluruh frekuensi.

Dalam contoh pada materi, jumlah seluruh frekuensi adalah 40. Untuk mencari desil ke-8, digunakan perhitungan:

D8 = 8/10 × (40 + 1)

Hasilnya adalah 32,8. Posisi tersebut berada di antara data ke-32 dan data ke-33.

Berdasarkan frekuensi kumulatif, data ke-32 dan ke-33 sama-sama memiliki nilai 72. Karena keduanya bernilai sama, hasil desil ke-8 adalah 72.

Sementara itu, untuk mencari persentil ke-67 digunakan rumus:

P67 = 67/100 × (40 + 1)

Hasilnya adalah 27,47. Posisi tersebut berada di antara data ke-27 dan data ke-28.

Dari tabel frekuensi, data ke-27 dan ke-28 sama-sama bernilai 71. Oleh karena itu, hasil persentil ke-67 adalah 71.

Dari contoh tersebut, langkah utama dalam cara menentukan desil dan persentil adalah mengurutkan data, mengetahui jumlah keseluruhan data, menghitung posisi menggunakan rumus, kemudian menentukan nilai berdasarkan posisi data tersebut.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Justin Leonardo
rumus desil cara menghitung desil cara menentukan desil persentil matematika