BLITAR - Pemerintah Desa (Pemdes) Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, mengadakan Kirab Bendera Panji dalam rangka bersih desa Minggu (12/5/2024). Kegiatan ini merupakan tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat Jawa.
Kirab Bendera Panji ini menggambarkan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat di Desa Rejowinangun.
Tepat pukul 14.00, rangkaian kirab ini diawali dengan ziarah ke makam situs Mbah Ngelo Sentono dan Mbah Nyai Suprandini. Berikutnya, ke makam Mbah Cikal Bakal dan situs Raden Supangat.
Kepala Desa (Kades) Rejowinangun, Bhagas Wigasto mengatakan, substansi Kirab Bendera Panji ini mengedepankan kultur masyarakat desa yang masih nguri-uri terkait kebudayaan Jawa. Yaitu, menghormati leluhur termasuk para tokoh yang babat alas di Desa Rejowinangun.
Selain memberikan penghormatan, momen ini juga dimaksudkan sebagai bentuk syukur masyarakat.
Rasa syukur tersebut diwujudkan dalam bentuk tumpeng. "Ya, kita menggunakan simbolis tumpeng, karena itu merupakan hasil Bumi, "terangnya.
Tumpeng itu diarak oleh lembaga kemasyarakatan desa (LKD), perangkat desa, RT, RW, kader posyandu, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), dan tentunya masyarakat Desa Rejowinangun.
"Tujuannya agar cita-cita masyarakat Desa Rejowinangun bisa diwujudkan. Yakni, gumregah tangi (bangkit, Red) dalam sebuah kebersamaan, "terang Bhagas.
Tak hanya Kirab Bendera Panji saja, kegiatan bersih desa ini memiliki rangkaian acara lainnya seperti kenduri massal yang melibatkan semua masyarakat desa yang diperkirakan mencapai sekitar 1.300 orang.
Ada juga khataman Alquran, tahlil di tiga tempat yang disakralkan masyarakat alias punden secara serentak, karawitan di balai desa, dan ruwatan murwokolo.
Sebagai puncak rangkaian bersih desa, rencananya akan digelar pengajian akbar yang dilaksanakan di Masjid At Ta'awun pada Minggu (19/5).
"Karena kegiatan ini bersifat tradisi turun-temurun, saya berharap kegiatan ini jangan sampai hilang karena perkembangan zaman,"pungkasnya. (nan/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila