JAKARTA - Pecel Madiun dikenal memiliki bumbu kacang dengan cita rasa yang khas. Salah satu resep menunjukkan penggunaan jeruk purut sebagai bahan penting yang memberikan sensasi segar dan berbeda. Menariknya, bumbu pecel ini dibuat tanpa kencur dan bawang putih, sementara kacang tanahnya diolah dengan cara disangrai tanpa minyak.
Baca Juga: PMI Asal Sutojayan Meninggal di Hong Kong, Jenazah Sudah Dipulangkan dan Dimakamkan di Kampung
Jeruk Purut Bukan Sekadar Pelengkap
Dalam pembuatan bumbu Pecel Madiun, jeruk purut menjadi salah satu bahan yang cukup penting. Tidak hanya menggunakan daun jeruk purut, resep ini juga memanfaatkan bagian kulit buahnya.
Kulit jeruk purut yang digunakan sekitar satu sendok makan. Bagian tersebut dihaluskan bersama cabai, gula merah, asam jawa, dan daun jeruk purut hingga tercampur rata.
Penggunaan jeruk purut membuat bumbu memiliki karakter rasa yang disebut segar dan unik. Aroma dari jeruk juga menjadi salah satu bagian yang membedakan bumbu tersebut dari racikan pecel lainnya.
Sementara itu, bagian daging buah jeruk purut tidak digunakan dalam resep. Yang dimanfaatkan adalah kulitnya.
Kacang Tanah Disangrai, Bukan Digoreng
Bahan utama bumbu tetap berasal dari kacang tanah. Sekitar 1,2 kilogram kacang tanah disiapkan untuk kemudian disangrai.
Proses sangrai dilakukan tanpa minyak. Setelah matang, kacang didinginkan terlebih dahulu sebelum kulitnya dilepas.
Kacang kemudian dihaluskan dalam kondisi kering. Dalam resep tersebut, kacang tidak diberi tambahan air ketika proses penghalusan. Cara ini disebut membantu membuat bumbu lebih awet untuk disimpan.
Selain kacang tanah, cabai juga diproses dengan cara disangrai tanpa tambahan air maupun minyak. Cabai yang sudah matang kemudian dihaluskan bersama bahan bumbu lainnya.
Tidak Memakai Kencur dan Bawang Putih
Hal lain yang menjadi ciri dari resep ini adalah tidak digunakannya kencur dan bawang putih. Bumbu dibuat dari kombinasi kacang tanah, cabai, gula, asam jawa, jeruk purut, daun jeruk purut, kulit jeruk purut, dan garam.
Gula juga memiliki peran dalam proses penghalusan bumbu. Setelah cabai dan bahan lainnya dihaluskan, gula membuat campuran menjadi lebih lunak sehingga tidak membutuhkan tambahan air.
Semua bahan kemudian dicampur dengan kacang tanah yang sudah dihaluskan. Garam ditambahkan setelahnya, lalu rasa bumbu disesuaikan. Dalam resep tersebut, rasa manis dibuat lebih dominan.
Bumbu yang sudah jadi selanjutnya dapat dikemas dalam plastik untuk satu kali penyajian.
Baca Juga: PMI Asal Sutojayan Meninggal di Hong Kong, Jenazah Sudah Dipulangkan dan Dimakamkan di Kampung
Bisa Disiapkan sebagai Stok
Bumbu Pecel Madiun dalam resep ini juga dapat disiapkan dalam jumlah banyak. Setelah dikemas, bumbu bisa digunakan sebagai persediaan sehingga tidak harus membuatnya setiap kali ingin makan pecel.
Resep tersebut menyebut bumbu dapat disimpan di dalam lemari pendingin hingga tiga bulan. Penyimpanan ini membuat bumbu dapat digunakan secara bertahap sesuai kebutuhan.
Dengan perpaduan kacang tanah sangrai, cabai, gula, asam jawa, serta jeruk purut, bumbu Pecel Madiun memiliki karakter rasa manis, gurih, dan segar. Tidak adanya kencur dan bawang putih juga membuat racikan ini memiliki ciri tersendiri.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : Ika Mardatillah