Honda CUV e: Disulap Lebih Ceper dan Panjang, Modifikasinya Bukan Sekadar Gaya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:35 WIB
Honda CUV e: garapan Onre Motoshop dibuat lebih panjang dan ceper dengan extender roda, suspensi custom, bodi putih, serta kokpit custom.(Pinterest)
Honda CUV e: garapan Onre Motoshop dibuat lebih panjang dan ceper dengan extender roda, suspensi custom, bodi putih, serta kokpit custom.(Pinterest)

JAKARTA - Honda CUV e: biasanya hadir sebagai motor listrik dengan desain futuristis dan karakter yang cukup berbeda dari skuter konvensional. Namun, di tangan Benny Saputra dari Onre Motoshop, tampilan motor listrik Honda tersebut dibuat jauh lebih personal.

Honda CUV e: ini tidak sekadar dicat ulang. Sejumlah bagian mulai dari posisi roda belakang, suspensi, kaki-kaki, pengereman, bodi, hingga kokpit mendapatkan sentuhan modifikasi. Menariknya, seluruh ubahan tetap mempertimbangkan fungsi agar motor masih nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

Menurut Benny, proyek tersebut sebenarnya sudah dikerjakan sekitar satu tahun lalu. Modifikasi dilakukan karena ia merasa Honda CUV e: memiliki potensi desain yang menarik untuk dikembangkan.

Sejak pertama melihatnya, Benny menilai bentuk bawaan Honda CUV e: terlalu bulat dan berisi. Dari situ muncul konsep untuk membuat motor terlihat lebih panjang, rendah, dan tetap proporsional.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Jawa Pos Radar Blitar Bekali Bhabinkamtibmas Ketrampilan Foto dan Video

Roda Belakang Dimundurkan 5 Cm

Salah satu ubahan utama terdapat di bagian belakang. Onre Motoshop membuat extender di dalam bodi sehingga posisi roda belakang dapat dimundurkan sekitar 5 cm.

Perubahan tersebut memberikan efek visual berupa bodi yang terlihat lebih panjang. Suspensi belakang juga diganti menggunakan produk RPM yang saat itu dibuat dalam tahap prototyping khusus untuk motor tersebut.

Pelek belakang masih menggunakan bawaan pabrik. Namun, bannya diganti dengan produk ADX yang memiliki bentuk lebih bulat dan sedikit lebih lebar.

Benny sebenarnya sempat memiliki rencana memasang pelek belakang berukuran 4 inci dengan ban yang lebih besar. Namun, rencana tersebut akhirnya ditunda karena perubahan itu akan membutuhkan reposisi suspensi sekaligus mounting motor.

Pertimbangannya bukan hanya soal tampilan. Benny juga memikirkan distribusi bobot dan geometri kendaraan. Jika dipaksakan, keseimbangan motor berpotensi terlalu berat ke salah satu sisi.

Karena Honda CUV e: merupakan satu-satunya motor listrik miliknya dan masih digunakan untuk mobilitas, ia memilih konfigurasi yang lebih aman dan fungsional.

Bagian buntut belakang juga dipotong. Potongannya tidak dibuat terlalu ekstrem karena Benny merasa bentuk motor justru bisa terlihat terlalu kotak jika bagian tersebut dihabiskan. Nantinya, area itu digunakan untuk memasang plate holder Lighttech.

Bodi Putih dengan Pelek Champagne

Ubahan paling mencolok tentu terlihat dari warna. Honda CUV e: standar yang dimilikinya menggunakan warna putih matte. Benny merasa warna tersebut mudah terlihat kotor sehingga memilih mengecat ulang seluruh bodi.

Warna yang digunakan adalah Champion White Metallic khas Honda. Proses pengecatan dilakukan oleh NS Custom.

Hasilnya dibuat glossy dengan permukaan yang terlihat rapi. Menurut Benny, pengerjaan yang tidak terlalu tebal membuat perubahan warna tersebut bahkan tidak langsung terlihat seperti hasil repaint.

Pelek depan dan belakang juga tetap mempertahankan model standar. Perubahannya dilakukan melalui pengecatan menggunakan warna gold ringan atau champagne.

Warna tersebut dipilih untuk dipadukan dengan bodi putih. Kombinasi itu membuat tampilan Honda CUV e: terlihat lebih bersih dan memberikan kesan pelek yang lebih besar.

Bagian pengereman ikut mendapatkan peningkatan. Disk brake menggunakan PSM dengan bagian tengah berwarna biru. Kaliper depan memakai X Rider by RPM dengan model radial.

Selang rem menggunakan model karbon. Suspensi depan juga dibuat lebih pendek untuk menyesuaikan konsep motor yang sudah diturunkan.

Dudukan spakbor depan turut direposisi sehingga lebih dekat dengan roda. Perubahan kecil tersebut membuat area depan terlihat lebih rapat dan memberikan kesan yang lebih agresif.

Kokpit Jadi Fokus Modifikasi

Benny menganggap bagian kokpit sebagai salah satu area penting dalam membentuk karakter motor. Ia memilih mempertahankan panel instrumen yang ukurannya menurutnya lebih proporsional dibanding varian dengan layar lebih besar.

Bagian stang kemudian dibuat ulang secara custom. Dudukannya dirancang sendiri untuk menentukan jarak, ketinggian, serta posisi stang agar tetap nyaman digunakan.

Stang Rizoma berwarna aluminium kemudian dipasang. Spion ditempatkan di bagian samping handle sehingga tampilan kokpit menjadi lebih bersih.

Beberapa switch juga menggunakan komponen dari motor lain. Sementara housing untuk salah satu controller dibuat menggunakan material hasil 3D printing.

Dudukan speedometer turut dirapikan dan tetap menggunakan rubber damper untuk menjaga komponen LED Matrix. Master rem depan memakai Aquosato dengan tabung rem Lighttech berwarna biru serta dudukan Alpha Performance.

Warna biru tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Benny menggunakannya untuk menyambungkan detail biru pada sistem pengereman dengan elemen biru yang terdapat di bagian belakang motor.

Seluruh sistem kelistrikan dan kontrol tetap dibuat berfungsi normal. Motor bahkan sudah digunakan untuk perjalanan dari kawasan Hotel Artotel Senayan menuju Sarinah ketika Benny ikut mengantar Veda dan Mario Aji riding di Jakarta.

Menurut Benny, hasil modifikasi Honda CUV e: tersebut sudah mendekati 90 persen dari konsep awal. Ia masih membuka kemungkinan melakukan pengembangan lebih jauh, terutama pada controller, baterai, dan sektor motor listrik.

Bagi Benny, proyek ini juga menjadi bukti bahwa modifikasi motor listrik tidak harus selalu mengejar performa. Ketika komponen seperti knalpot dan intake tidak tersedia, konsep bisa diarahkan melalui desain, kaki-kaki, detail bodi, dan ergonomi.

Honda CUV e: hasil garapan Onre Motoshop tersebut akhirnya tetap menjadi kendaraan yang bisa digunakan sehari-hari, tetapi memiliki karakter yang jauh berbeda dari versi standar.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : One3Motoshop
motor listrik Honda Modifikasi motor listrik Honda CUV e: Onre Motoshop modifikasi Honda CUV e: