
JAKARTA - Cara cek desil 2026 dapat dilakukan secara online melalui situs Cek Bansos Kementerian Sosial. Masyarakat cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP, kemudian memasukkannya ke dalam layanan pengecekan bersama kode captcha. Hasilnya dapat digunakan untuk mengetahui posisi desil kesejahteraan keluarga dalam data pemerintah.
Informasi mengenai desil disebut penting karena berkaitan dengan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga. Dalam video dari channel N Official, desil disebut telah dibagi menjadi 10 tingkatan, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Data tersebut digunakan sebagai indikator dalam penentuan sasaran sejumlah program bantuan pemerintah.
Beberapa program yang disebut dalam video antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta program bantuan pemerintah lainnya. Karena itu, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri untuk mengetahui posisi desil yang tercatat.
Cara Cek Desil 2026
Langkah pengecekan cukup dilakukan melalui perangkat yang terhubung dengan internet. Masyarakat dapat membuka situs Cek Bansos Kementerian Sosial. Setelah halaman terbuka, pengguna perlu memasukkan NIK KTP sebanyak 16 angka pada kolom yang tersedia.
Berikutnya, masukkan kode captcha yang muncul pada layar. Setelah NIK dan captcha diisi, pengguna dapat memilih tombol pencarian. Sistem kemudian akan menampilkan hasil berdasarkan data yang tersedia.
Dari hasil tersebut, masyarakat dapat mengetahui dirinya tercatat dalam desil berapa. Pembagian desil dalam video dijelaskan mulai dari kelompok 1 sampai 10 dengan tingkat kesejahteraan yang berbeda.
Desil 1 sampai desil 4 disebut sebagai kelompok 40 persen terbawah yang menjadi prioritas pemerintah dalam penyaluran sejumlah bantuan, termasuk PKH dan bantuan sembako. Sementara itu, desil 5 disebut sebagai kelompok yang sering menjadi sasaran program bantuan kesehatan atau JKN.
Adapun desil 6 sampai desil 10 disebut sebagai kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Dalam penjelasan video, kelompok tersebut umumnya tidak termasuk sasaran program bantuan pemerintah.



