JAKARTA - Cara mengubah desil data bansos tidak dibahas secara langsung dalam materi yang diberikan. Transkrip tersebut justru menjelaskan cara menghitung desil, kuartil, dan persentil menggunakan data tunggal serta data berkelompok.
Pemahaman mengenai desil ditunjukkan melalui pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Pada contoh data tunggal, terdapat 12 siswa. Materi kemudian menjelaskan cara menentukan posisi desil kedua sebelum mencari nilainya.
Untuk mencari posisi desil kedua, digunakan rumus i dikalikan dengan jumlah data ditambah satu, kemudian dibagi 10. Dengan jumlah data sebanyak 12 dan desil yang dicari adalah desil kedua, posisi yang diperoleh adalah 2,6.
Nilai tersebut menunjukkan posisi desil berada di antara data kedua dan data ketiga. Dalam contoh yang diberikan, data kedua bernilai 75, sedangkan data ketiga bernilai 76. Perhitungan kemudian menghasilkan nilai desil kedua sebesar 75,6.
Baca Juga: Cara Mengubah Desil Data Bansos di Cek Bansos, Bisa Ajukan Pembaruan Data
Cara Menentukan Posisi Desil
Materi menjelaskan bahwa desil tidak tersedia sebagai rumus khusus di Microsoft Excel seperti fungsi kuartil. Karena itu, posisi desil terlebih dahulu ditentukan secara manual.
Pada data tunggal dengan 12 anggota, desil kedua dihitung menggunakan nilai i sebesar 2. Jumlah data yang digunakan adalah 12. Setelah dimasukkan ke dalam rumus, posisi desil diperoleh sebesar 2,6.
Tahap berikutnya adalah mencari nilai yang berada pada posisi tersebut. Data kedua yang digunakan bernilai 75, sementara data setelahnya atau data ketiga bernilai 76.
Nilai 75 kemudian ditambahkan dengan hasil perkalian 0,6 dan selisih antara 76 dengan 75. Dari proses tersebut diperoleh desil kedua sebesar 75,6.
Materi juga memberikan contoh persentil. Persentil ke-10 dihitung dengan memasukkan nilai 10 yang kemudian dibagi 100 sehingga menghasilkan 0,1. Dari data yang sama, hasil persentil ke-10 disebut sebesar 75,1.
Selain data tunggal, materi juga membahas perhitungan statistik pada data berkelompok. Jumlah frekuensi yang digunakan dalam contoh tersebut adalah 50.
Perhitungan pada Data Berkelompok
Pada data berkelompok, langkah pertama adalah menentukan posisi kuartil, desil, dan persentil. Posisi kuartil pertama dihitung dengan 1/4 dikalikan jumlah frekuensi. Kuartil kedua menggunakan 1/2 jumlah frekuensi, sedangkan kuartil ketiga menggunakan 3/4 jumlah frekuensi.
Untuk desil kedelapan, posisi ditentukan dengan 8/10 dikalikan jumlah frekuensi. Sementara persentil ke-30 ditentukan menggunakan 30/100 dikalikan jumlah frekuensi.
Dengan jumlah frekuensi 50, posisi kuartil pertama adalah 12,5. Posisi kuartil kedua mencapai 25, sedangkan kuartil ketiga berada pada 37,5. Desil kedelapan berada pada posisi 40 dan persentil ke-30 berada pada posisi 15.
Setelah posisi ditentukan, perhitungan dilanjutkan dengan mencari kelas tempat posisi tersebut berada. Materi kemudian menggunakan tepi bawah kelas, frekuensi kelas, frekuensi kumulatif sebelum kelas, serta panjang kelas untuk memperoleh nilai akhir.
Hasil perhitungan pada contoh tersebut menunjukkan kuartil pertama sebesar 58,25. Kuartil kedua diperoleh 64,5, sedangkan kuartil ketiga sebesar 71,1667.
Untuk desil kedelapan, hasil yang diperoleh adalah 72,833. Sementara persentil ke-30 menghasilkan nilai 59,5.
Baca Juga: Cara Mengubah Desil Data Bansos di Cek Bansos, Bisa Ajukan Pembaruan Data
Materi tersebut menunjukkan bahwa menentukan nilai desil membutuhkan tahapan yang berbeda antara data tunggal dan data berkelompok. Pada data tunggal, posisi desil dicari berdasarkan jumlah data dan kemudian dihitung menggunakan nilai di sekitar posisi tersebut.
Sementara pada data berkelompok, perhitungan melibatkan kelas interval dan frekuensi kumulatif. Karena itu, istilah desil dalam materi ini merujuk pada ukuran statistik untuk membagi data berdasarkan posisi tertentu.
Adapun cara mengubah desil data bansos tidak dijelaskan dalam transkrip tersebut. Materi hanya memberikan contoh perhitungan desil, kuartil, dan persentil menggunakan Microsoft Excel serta rumus statistik.
Dengan demikian, pembaca perlu membedakan antara menghitung nilai desil dalam statistika dan mengubah kategori desil pada data bansos. Keduanya merupakan pembahasan yang berbeda dan tidak dapat disamakan berdasarkan materi yang tersedia.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Alifah Hanif